Cara membaca Fit Score Analytics: Psychometrics

Fit Score Analytics adalah ukuran seberapa sesuainya kandidat dengan pekerjaan dan budaya perusahaan. Berdasarkan tingkat analytics yang dipilih, kriteria fit score termasuk:

  • Profile Match: Seberapa baik resume & preferensi kandidat memenuhi persyaratan dasar — pengalaman, pendidikan, keterampilan, gaji, status pekerjaan, dan kemampuan bahasa.
  • Culture Fit: Kesesuaian kandidat ini dengan budaya perusahaan Anda.
  • Psychometrics: Seberapa baik hasil psychometric kandidat memenuhi standar pekerjaan ini, berdasarkan template atau DreamProfile yang dipilih.
  • Traits: Seberapa baik kandidat ini memenuhi syarat trait untuk pekerjaan.

Artikel ini menjelaskan cara membaca hasil Psychometrics di dalam Fit Score Analytics.

Di Kepribadian dan Inteligensi, kandidat dianggap mempunyai fit yang baik jika nilai mereka (angka dalam lingkaran kuning) jatuh di dalam optimal range (zona hijau).

Hasilnya dapat dikategorisasi menjadi berikut:



Fit (hijau): Kepribadian atau inteligensi kandidat merupakan fit yang baik dengan pekerjaan dan budaya perusahaan.


Excess Fit (biru): Kepribadian atau inteligensi kandidat merupakan fit yang baik dalam tingkat yang lebih dari yang diinginkan. Ini tidak berdampak positif maupun negatif pada performa.


Less Fit (kuning): Kepribadian atau inteligensi kandidat mempunyai fit yang kurang optimal dengan pekerjaan dan budaya perusahaan, dan dapat berakibat isu pada performa.


Unfit (merah): Kepribadian dan inteligensi kandidat tidak sesuai dengan pekerjaan dan budaya perusahaan, dan berisiko membawa isu signifikan pada performa.

Dalam Nilai Karier dan Minat Tugas, kandidat dianggap mempunyai fit yang baik jika memiliki atribut yang menjadi persyaratan.



Fit (hijau): Kandidat memiliki atribut ini dan memenuhi persyaratan.



Unfit (merah): Kandidat tidak memiliki atribut ini dan tidak memenuhi persyaratan.