Blog

Quarter Life Crisis: Tips Mengenali & Menghadapi

- 18 Sep 2020 by Yehezkiel Faoma Taslim

Ditulis oleh Marcella Gracia Vania.

Pernahkah kamu merasakan kegelisahan dan kebingungan dalam menentukan arah tujuan hidup? Atau pernahkah kamu membandingkan kehidupanmu sendiri dengan orang lain? Jika kamu pernah mengalami hal tersebut atau sedang mengalaminya, maka bisa jadi kamu sedang mengalami Quarter Life Crisis. Lalu sebenarnya apa sih Quarter Life Crisis itu?

Apa Itu Quarter Life Crisis?


Sumber gambar: hercampus.com

Quarter Life Crisis adalah masa dimana kamu mulai mempertanyakan passionmu sendiri serta gelisah memutuskan tujuan hidupmu di masa depan. Hal ini bisa berkaitan dengan karier apa yang sesuai denganmu, atau mungkin kamu belum memahami kelebihan yang ada pada dirimu sendiri. Sebenarnya terbentuknya Quarter Life Crisis ini sendiri dikarenakan ketidakmampuan kita dalam memahami kelebihan dan keunikan diri sendiri, melainkan malah terlalu fokus ingin diterima oleh orang lain. 

Namun, jika kamu sedang mengalaminya kamu tidak perlu khawatir dan cemas, karena setiap orang pasti mengalaminya dan hal itu sangat wajar. Seperti yang pernah dibahas pada webinar di Virtual Talent Fair 2020 yang sebelumnya, sebanyak 86% orang pasti akan mengalami fase Quarter Life Crisis dalam hidupnya.  Dan biasanya, fase Quarter Life Crisis akan mulai terjadi pada mereka yang sudah berusia 20-30 tahun. Tanda-tanda yang akan kamu rasakan pada fase Quarter Life Crisis ini adalah kamu mulai insecure pada dirimu sendiri, bingung akan kelebihan dan passionmu sendiri serta mulai membandingkan pencapaian hidup diri sendiri dengan orang lain.


Sumber gambar: Positivity, Mark Manson

Tahapan Fase Quarter Life Crisis 

Saat mengalami Quarter Life Crisis, kamu akan mengalami beberapa tahapan sebelum akhirnya kamu bisa berhasil melewati krisis ini. Berikut akan dijelaskan pada 4 poin di bawah ini.

1. Trapped

Pada tahapan pertama ini, kamu mengalami yang namanya terjebak dalam kegelisahan serta kebingungan harus melakukan apa untuk kedepannya. Kamu belum memahami lebih dalam apa kelebihan dan kekuranganmu sendiri. 

2. Possibilities

Saat mengalami Quarter Life Crisis tentunya kamu tidak ingin berlama-lama hanya diam saja tanpa melakukan apapun. Akhirnya kamu mulai bangkit kembali dan mulai berpikir bahwa semuanya pasti bisa kamu lakukan dengan usahamu sendiri. Di tahap ini kamu mulai belajar untuk mengembangkan diri sendiri serta menemukan skill baru yang harus kamu kuasai. 

3. New Life 

Setelah berhasil menggali lebih dalam pada potensi dirimu sendiri, kamu mulai mempunyai target dan arah tujuan hidup yang harus kamu kejar. Pada tahap ini juga kamu sudah berani untuk memulai kehidupan baru dan melakukan hal yang sesuai dengan passion dan tujuan hidupmu sendiri. 

4. Values 

Pada tahap terakhir ini kamu mulai berkomitmen dengan tujuan hidup yang dibuat dan menyadari nilai dari diri sendiri, selalu happy saat menjalankan passion dan hidupmu sendiri karena tidak semua harus diukur dengan uang. Selain itu juga, kamu mulai mengerti bahwa ada hal yang memang bisa dikendalikan dan ada yang tidak bisa dikendalikan oleh diri sendiri. 

Tips untuk Menghadapi Quarter Life Crisis 

Setelah kamu mengetahui definisi dan beberapa tahapan dari Quarter Life Crisis. Kamu juga perlu tahu cara untuk menghadapi dan mengatasinya agar kamu tidak perlu berlama-lama mengalami kegelisahan dan kebingungan itu. Berikut 4 poin yang harus kamu coba untuk mengatasi Quarter Life Crisis.


Sumber gambar: urbanbalance.com

1. Akui kelemahanmu, fokus dan tingkatkan kelebihanmu

Untuk bisa melewati fase Quarter Life Crisis, kamu perlu menerima keunikan dan kekurangan diri sendiri terlebih dahulu. Pahami dan terima kekuranganmu. Kemudian tingkatkan dan kembangkan kelebihan yang ada pada diri sendiri. Temukan skill baru lainnya yang mampu kamu kuasai dan kembangkan potensi diri.

Kamu bisa memulainya dengan mencoba test kepribadian untuk membantumu mengenal potensi diri sendiri. Intinya, kenali dirimu sendiri terlebih dahulu ya!

2. Tenangkan dirimu sejenak dan buatlah keputusan yang benar 

Saat mengalami fase ini, kamu tidak perlu takut dan panik terus menerus. Yang perlu kamu lakukan adalah tenangkan dirimu sejenak agar kamu bisa membuat keputusan yang baik dan benar Keputusan ini yang nantinya menjadi arah untuk menentukan tujuan hidupmu. Renungkan dengan baik agar kamu tidak salah dalam mengambil keputusan.

3. Terus mengumpulkan niat dan upgrade skill

Dalam mengatasi fase Quarter Life Crisis, ada kalanya kamu tidak perlu berlama-lama larut dalam kegelisahan dan kecemasan. Mulailah untuk bangkit dan kembali melakukan hobi-hobi kesukaanmu. Untuk mendukung hobi dan passionmu, kamu juga bisa mengikuti seminar dan kursus yang bisa meningkatkan skill mu, plus kamu bisa mendapatkan pengalaman baru dari sana.

4. Percaya dengan diri kita sendiri

Percaya diri merupakan salah satu tips ampuh untuk kamu yang ingin menghadapi Quarter Life Crisis. Percaya dengan diri sendiri dan berani ambil risiko merupakan wujud usaha yang tidak akan sia-sia nantinya. Percaya dengan diri sendiri juga berarti kamu mampu mengalahkan rasa insecure-mu dan mau berubah ke arah yang lebih baik lagi. Selain itu, kamu juga harus berhenti membanding-bandingkan pencapaian hidupmu dengan orang lain. Ingatlah bahwa waktu setiap orang berbeda-beda dan setiap orang mempunyai jalan masing-masing dalam menemukan tujuan hidup.

Temukan Cara Untuk Bisa Melewati Quarter Life Crisis

Menghadapi fase Quarter Life Crisis memang tidak mudah. Namun, bukan berarti kamu harus diam saja tanpa perlu melakukan apapun. Mulailah untuk mencari kelebihan dan passion yang cocok sesuai dengan dirimu, dan tentu saja ini bisa dilakukan di Dreamtalent. Disana kamu akan mendapatkan segudang hasil tes kepribadian, mulai dari kelebihanmu sendiri dan karir apa yang akan cocok denganmu nantinya. Yuk buruan daftar!