Orientasi Karyawan? HR Perlu Lakukan 5 Hal Ini
Rekrutmen | 03 Feb 2023 | By Yehezkiel Faoma Taslim
Orientasi Karyawan? HR Perlu Lakukan 5 Hal Ini

Summary: Orientasi adalah tahap terpenting bagi seseorang untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya. Sama halnya dengan mahasiswa, seorang karyawan baru juga akan menjalankan orientasi yang dimana bertujuan untuk mengenalkan karyawan baru dengan lingkungan kerja serta rekan-rekan kerjanya. Masa orientasi ini berperan penting dalam memastikan karyawan Anda akan bertahan lama di perusahaan.

 

Expectations: Setelah membaca artikel ini, Anda sebagai HR dapat memahami pentingnya masa orientasi bagi para karyawan dan juga bagaimana cara Anda memberikan program orientasi terbaik untuk karyawan baru Anda. 



Tim HR pasti pernah mengalami karyawan yang resign beberapa bulan setelah orientasi. Kalau ditanya kenapa, pasti rata-rata jawabannya “gak cocok”. Tapi, apa alasan sebenarnya dan dimana sumber masalah yang buat merasa gak cocok?

 

Masa Orientasi

 

Masa dimana dilakukan perkenalan kepada lingkungan kerja yang baru beserta rekan-rekan kerja.

 

Siapa sih yang tidak pernah ngalamin masa orientasi? Dari sekolah sampai kerja pun orientasi pasti selalu ada. Dalam dunia kerja, orientasi adalah tahap terakhir sebelum kandidat resmi menjadi seorang karyawan. 

 

Masa orientasi ini adalah masa yang paling penting, dimana kandidat akan diperkenalkan kepada lingkungan dimana ia bekerja nanti, rekan-rekan kerja, dan juga tugas-tugas yang akan ditanggungnya. 

 

Orientasi yang efektif adalah ketika perusahaan dapat menyampaikan visi misinya dengan jelas, dapat menjawab semua pertanyaan kandidat, dan juga membantu memudahkan kandidat untuk transisi ke lingkungan kerja.

 

Tujuan Masa Orientasi 

 

Sama seperti halnya dengan orientasi mahasiswa, orientasi karyawan ini bertujuan untuk mengenalkan kandidat dengan lingkungan kerja baru, rekan-rekan kerja, peraturan kantor, dan yang paling penting adalah kebudayaan kerja di perusahaan Anda. 

 

Anda sebagai HR harus memastikan bahwa semua kandidat yang mengikuti masa orientasi dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungan kerja perusahaan Anda. Dengan pengenalan perusahaan yang baik, hal ini dapat meminimalisir culture shock yang akan dialami oleh kandidat.

 

5 Checklist Agar Karyawan Anda Betah

 

Menjadi seorang HR memiliki peranan yang sangat besar bagi keberlangsungan sebuah perusahaan. Selain bertanggung jawab atas rekruitmen karyawan baru, seorang HR juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kandidat Anda akan menjadi karyawan tetap perusahaan. Maka itu, Anda perlu mempersiapkan beberapa hal berikut untuk melaksanakan program orientasi karyawan. 

1. Memberikan Sambutan Yang Hangat

 

Sebagai leader atau HR, Anda perlu memberikan sambutan yang menyenangkan dan hangat.

 

Dengan memberikan sambutan hangat kepada para karyawan pada masa orientasi memiliki peranan penting dalam membuat karyawan Anda merasa nyaman. Sambutan yang menyenangkan dapat membuat karyawan Anda merasa bahwa ia diterima di lingkungan kerjanya. 

2. Memberikan Office Tour

 

Office tour yang dilakukan pada masa orientasi ini bertujuan agar karyawan Anda mengetahui dan merasa nyaman dengan lingkungan kerja barunya. Saat memberikan office tour, di waktu yang bersamaan Anda juga dapat mengenalkan karyawan baru Anda dengan rekan-rekan kerja lainnya. 

3. Menjelaskan Job Description

 

Menjelaskan tugas-tugas yang nanti akan menjadi tanggung jawab karyawan baru.

 

Tahap ini adalah tahap yang penting untuk dilakukan. Dengan memberikan job description kepada karyawan baru Anda, mereka akan lebih mudah untuk memahami apa yang harus mereka lakukan nanti saat kerja dan juga mengetahui target yang ingin dicapai oleh perusahaan. 

4. Memberikan Employee Kit

 

Employee kit ini adalah barang-barang penting yang akan digunakan oleh karyawan saat bekerja nanti. Contohnya seperti seragam, kartu identitas pegawai, peralatan kerja, atau bahkan welcome gift atau souvenir. Selain itu, Anda juga perlu memberikan penjelasan mengenai komunikasi antar karyawan yang akan digunakan, seperti pemberian alamat email, nomor ekstensi, atau alamat untuk pengiriman dokumen. 

5. Memberikan Mentor

 

Memberikan mentor berfungsi untuk membimbing dan sebagai sumber informasi bagi karyawan baru jika memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait pekerjaan atau lingkungan kerja. Mentor dapat juga menjadi seorang guru, penasihat, teman, dan juga role model bagi karyawan baru Anda. 

 

Melakukan 5 checklist diatas memang penting untuk dilakukan agar program orientasi perusahaan Anda berhasil. Tapi perlu diingat kembali bahwa yang paling terpenting dalam masa orientasi adalah pengenalan kebudayaan kerja perusahaan Anda. 


Maka dari itu, sebelum memutuskan bahwa kandidat Anda mengikuti masa orientasi, Anda perlu mengetahui bagaimana kepribadian kandidat Anda dan kecocokan kepribadian kandidat dengan kebudayaan perusahaan Anda melalui tes psikometri yang tersedia di Dreamtalent.