Blog

Pentingkah Mengembangkan SDM Perusahaan?

Tempat Kerja - 20 Sep 2022 by Andhika Pramudya

Summary. Setiap tahunnya terdapat 1,7 juta fresh graduates yang aktif mencari pekerjaan, di mana diantaranya ingin mendapatkan perusahaan yang terbaik dengan reputasi employer branding yang baik. Salah satu aspek untuk meningkatkan reputasi tersebut adalah dengan mengembangan perusahaan sebagai tempat yang menarik untuk mengembangan diri. Adapun untuk mencapai tujuan tersebut dapat dilakukan dengan full-stack training, membentuk wadah untuk gagasan, job rotation, dan pemberian apresiasi.

Expectations. Setelah membaca artikel ini, Anda akan dapat memahami manfaat  serta strategi untuk mengembangkan SDM pada perusahaan Anda. 

 

Sampai saat ini Indonesia menghasilkan sekitar 1,7 juta fresh graduates dan akan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Para calon karyawan ini pastinya akan melanjutkan ke perusahaan-perusahaan dengan reputasi yang baik. 

Reputasi yang baik tersebut mempunyai kaitan yang cukup erat dengan employer branding, yaitu menonjolkan sisi perusahaan dengan lingkungan tempat kerja yang ideal untuk karyawannya. Citra tersebut dapat dibangun salah satunya dengan memberikan fasilitas pengembangan diri sebagai tempat yang dapat mengembangkan sisi human capital karyawannya.

 

“If people believe they share values with a company, they will stay loyal to the brand.” – Howard Schultz

 

Maka dari itu, perusahaan harus memberikan fokus tersendiri dalam membentuk suatu program pengembangan serta pembinaan yang dapat meningkatkan kapabilitas karyawannya. 

Bedanya Pengembangan dan Pelatihan

Secara garis besar, fungsi pelatihan adalah meningkatkan kinerja seseorang terhadap jabatannya. Sedangkan pengembangan lebih menitikberatkan pada menyiapkan seseorang untuk mempelajari dan menguasai suatu hal baru untuk tanggung jawab baru yang lebih besar.

Jika dipahami secara sekilas memang peran pengembangan dan pelatihan terkesan sama. Akan tetapi. jika sedikit diperdalam mengenai peran dan fungsinya dapat dikatakan bahwa pengembangan dan pelatihan mempunyai definisi yang cukup berbeda. 

Secara garis besar, fungsi pelatihan adalah meningkatkan kinerja seseorang terhadap jabatannya. Sedangkan pengembangan lebih menitikberatkan pada menyiapkan seseorang untuk mempelajari dan menguasai suatu hal baru untuk tanggung jawab baru yang lebih besar.

Oleh karena itu, fokus dan tujuan yang ditargetkan pada pelatihan lebih ke jangka yang lebih singkat dibandingkan fokus dan tujuan yang akan dicapai pada pengembangan. Secara singkat perbedaan antara pengembangan dan pelatihan dapat dilihat pada tabel berikut:

Fokus

Pengembangan

Pelatihan

Target Individu

Meningkatkan keterampilan dan wawasan yang dimiliki karyawan lama

Karyawan baru yang akan mendapatkan keterampilan sesuai kebutuhan perusahaan

Periode

Berkelanjutan selama karyawan berada pada lingkungan perusahaan

Awal karyawan masuk ke lingkungan perusahaan (1 - 6 bulan)

Target

Mengembangkan dan memperdalam kapabilitas untuk tanggung jawab yang lebih besar

Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mengenai posisi atau pekerjaan yang sedang dijalani

Tujuan

Berorientasi ke masa depan

Tergantung posisi, jabatan, pekerjaan atau tanggung jawab yang diemban oleh karyawan

 

Melalui tabel diatas dapat terlihat bahwa hasil yang diperoleh strategi pengembangan dapat memberikan dampak yang signifikan dan jangka panjang. Ini dapat menjadi solusi yang dapat diterapkan oleh perusahaan dalam mengembangkan SDM-nya.

 

Strategi Pengembangan SDM

Full-stack Training

Full-stack training merupakan sebuah program pelatihan yang didesain secara komprehensif untuk dapat mengembangkan semua aspek human capital yang dimiliki oleh karyawan hingga mencapai potensi maksimalnya.

Full-stack training merupakan sebuah program pelatihan yang didesain secara komprehensif untuk dapat mengembangkan semua aspek human capital yang dimiliki oleh karyawan hingga mencapai potensi maksimalnya.

Fokus yang ingin dicapai pada pelatihan ini beragam, mulai dari skill training yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan yang berkaitan dengan pekerjaannya, team training yang mengarah ke bagaimana membangun kerjasama tim yang baik dan efektif, dan creativity training yang melatih pola pikir untuk dapat mengembangkan ide maupun gagasan yang unik. 

Semua ini dilakukan tidak hanya sekali atau dua kali saja maupun dilaksanakan secara berulang atau retraining selama karyawan tersebut bekerja pada perusahaan Anda. 

Membentuk Wadah untuk Ide & Gagasan

Setiap karyawan memiliki cara berpikir yang beragam dan unik. Setiap harinya juga selalu membawa sudut pandang yang fresh dan out-of-the-box.

Setiap karyawan memiliki cara berpikir yang beragam dan unik. Setiap harinya juga selalu membawa sudut pandang yang fresh dan out-of-the-box. Oleh karena itu, penting jika suatu perusahaan dapat memberikan suatu wadah untuk karyawan dapat menyalurkan ide dan gagasannya secara bebas. 

Ide-ide ini nantinya dapat menjadi sebuah kontribusi untuk dapat mengembangkan perusahaan lebih besar di masa depan. Di sisi lain, karyawan juga merasa dihargai dan dapat meningkatkan critical thinking maupun creativity thinking ke tahap yang lebih tinggi.

Job Rotation

Hasil yang dapat dicapai melalui strategi job rotation adalah meningkatkan skill-skill yang diperlukan dalam berbagai pekerjaan yang terdapat di perusahaan.

Rotasi pekerjaan (job rotation) dapat menjadi pilihan perusahaan dalam mengembangkan potensi karyawan melalui tantangan yang baru. Hasil yang dapat dicapai melalui strategi ini adalah meningkatkan skill-skill yang diperlukan dalam berbagai pekerjaan yang terdapat di perusahaan.

Pada job rotation, karyawan yang ingin dikembangkan ditunjuk ke posisi lainnya, baik pada posisi lain dengan level yang sama atau posisi yang lebih tinggi. Perubahan tugas dan fungsi akan menyebabkan karyawan untuk dapat melakukan adaptasi lebih cepat dan belajar untuk menguasai skill yang dibutuhkan dalam menopang pekerjaan tersebut. 

Disisi lain, jika rotasi dilakukan ke posisi yang lebih tinggi dapat meningkatkan sikap leadership karyawan tersebut sehingga jika berhasil dapat menjadi investasi penting bagi perusahaan.

Benefit & Reward

Dengan adanya bentuk apresiasi ini kepada karyawan berprestasi atau loyal kepada perusahaan, hal ini akan membuat karyawan lainnya termotivasi untuk dapat menjadi lebih baik dalam pencapaian kinerjanya.

Pemberian penghargaan merupakan satu bentuk apresiasi yang dapat dilakukan oleh perusahaan kepada karyawannya. Bentuk benefit dan reward itu sendiri dapat beragam mulai dari bentuk tunai maupun non-tunai seperti beasiswa pendidikan, voucher makanan, cuti tambahan, hingga kesempatan mendapatkan vacation gratis.

Dengan adanya bentuk apresiasi ini kepada karyawan berprestasi atau loyal kepada perusahaan, hal ini akan membuat karyawan lainnya termotivasi untuk dapat menjadi lebih baik dalam pencapaian kinerjanya. Hal tersebut akan memberi kontribusi besar dalam mengembangkan perusahaan.

Pentingkah dikembangkan? 

Tujuan dari melakukan pengembangan SDM yang dimiliki oleh perusahaan adalah agar dapat memberikan citra baik ke calon karyawan serta meningkatkan indikator kualitas SDM. Kualitas yang tinggi tentunya dapat menjadi aset penting yang dapat membantu mengembangkan keuntungan dan daya saing perusahaan.

Melalui Dreamtalent, perusahaan dapat memastikan apakah calon karyawan perusahaan memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui psikotes yang dapat menentukan minat, skill, dan kepribadian. Sehingga, SDM yang didapat bisa menjadi investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi perusahaan di masa depan.

Related Blog

Andi Annisa Mara Bintang - 18 May 2022
Andi Annisa Mara Bintang - 09 Mar 2022