Ekonomi Perusahaan Menurun, HR Bisa Lakukan Ini Untuk Antisipasi!
Tempat Kerja | 21 Jun 2023 | By Dreamtalent Blog Writer
Ekonomi Perusahaan Menurun, HR Bisa Lakukan Ini Untuk Antisipasi!

Summary: Ekonomi kantor bisa menurun kapan saja secara tiba-tiba. Sebagai HR, Anda harus sudah mempersiapkan hal apa yang harus Anda lakukan untuk mengantisipasinya.

Expectation: Setelah membaca artikel ini, Anda sebagai HR bisa mempersiapkan beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai contoh antisipasi apa yang harus dilakukan saat perusahaan mengalami kerugian agar tidak menjadi bangkrut. 

 

Sebagai HR, sudah menjadi bagian dari tugas Anda untuk mengurus segala sesuatu dari administrasi hingga kesejahteraan karyawan yang bekerja atau akan bekerja di perusahaan Anda. Namun tentu saja semua yang Anda lakukan butuh persetujuan dan juga dukungan dari perusahaan Anda, terutama untuk urusan biaya saat ingin melaksanakan kegiatan untuk karyawan. 

Begitu juga saat kantor Anda mengalami kerugian dan ekonominya menurun, Anda sebagai HR juga sudah sepatutnya memiliki persiapan sendiri terhadap apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi skenario terburuk untuk perusahaan Anda.

 

Ekonomi Kantor Menurun, Kenapa Bisa?

 

Perusahaan bisa saja mengalami kerugian dan ekonomi yang menurun yang bisa menyebabkan menjadi bangkrut. Karena itu, sebagai HR Anda harus bisa meng antisipasi apa saja yang harus Anda lakukan untuk menghindari perusahaan semakin merugi dan menjadi bangkut. Beberapa di antaranya ada hiring freeze, layoff atau PHK, smartsizing, rightsizing, hingga downsizing.

 

Anda pasti tidak jarang melihat adanya perusahaan yang merugi bahkan hingga akhirnya gulung tikar atau bangkrut. Anda bahkan mungkin bertanya-tanya,

“Kenapa perusahaan bisa bangkrut ya?”

Untuk bisa mengantisipasi hal-hal tersebut, ada beberapa alasan yang bisa menjadi awal dari kenapa ekonomi sebuah perusahaan menurun dan merugi yang perlu Anda ketahui, bahkan hingga bangkrut.

  1. Tidak Mampu Memenuhi Keinginan Konsumen

Perusahaan bisa saja terlalu fokus untuk mengembangkan produk namun malah tidak memenuhi dan melupakan apa yang konsumen butuhkan. Perusahaan yang terlalu fokus pada mengembangkan produknya bisa justru malah jadi tidak tahu menahu tentang apa yang terjadi di luar kantor dan di lingkungan sekitar.

  1. Tidak Memperhatikan Pergerakan Kompetitor

Hal ini bisa juga terjadi karena terlalu fokusnya perusahaan Anda mengembangkan produknya. Membuat perusahaan tidak memperhatikan sekitar termasuk tidak memperhatikan dan melihat apa yang sudah dan telah dilakukan kompetitor. 

  1. Tidak Mengikuti Perkembangan Zaman Dalam Berbisnis

Selain tidak memperhatikan apa yang terjadi di sekitar dan juga apa yang telah dilakukan oleh kompetitor, perusahaan Anda bisa malah jadi ketinggalan zaman dengan apa yang sedang terjadi dan menjadi tren yang menarik dan diinginkan oleh konsumen. 

Hal tersebut tentu bisa menjadi berkurangnya minat dari konsumen terhadap produk perusahaan Anda yang bisa membuat tidak sebanding antara pengeluaran yang dikeluarkan untuk produk tersebut dengan apa yang Anda dapatkan. 

  1. Human Error

Tidak menutup kemungkinan bisa terjadinya sebuah kerugian perusahaan atas dasar dari kesalahan karyawannya, hal inilah yang dinamakan human error. Karena itulah, Anda bisa mencoba beberapa antisipasi dengan cara lebih dekat lagi dengan para pekerja di perusahaan Anda dan tetap mengawasi kinerja mereka masing-masing.

 

Apa yang Bisa HR Lakukan Saat Kantor Merugi?

 

Perusahaan bisa saja mengalami kerugian dan ekonomi yang menurun yang bisa menyebabkan menjadi bangkrut. Karena itu, sebagai HR Anda harus bisa meng antisipasi apa saja yang harus Anda lakukan untuk menghindari perusahaan semakin merugi dan menjadi bangkut. Beberapa di antaranya ada hiring freeze, layoff atau PHK, smartsizing, rightsizing, hingga downsizing.

 

Saat ekonomi perusahaan menurun, tentu harus ada satu dua hal yang dilakukan untuk membantu menaikkan dan kembali menstabilkan ekonomi perusahaan. Anda sebagai HR pun memiliki tugas sendiri yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengembalikan ekonomi perusahaan dan mengantisipasi perusahaan semakin merugi.

  1. LayOff

Istilah layoff biasanya digunakan saat perusahaan menangguhkan atau memberhentikan karyawannya, baik secara sementara maupun permanen. Layoff sendiri bisa menjadi salah satu hal yang Anda bisa lakukan untuk mengurangi pengeluaran yang harus dikeluarkan dan memperkecil jumlah karyawan

Dengan mengurangi jumlah staff dan karyawan, Anda bisa mengurangi pengeluaran yang harus perusahaan Anda keluarkan agar ekonomi perusahaan bisa perlahan menjadi lebih baik lagi. 

  1. Smartsizing

Istilah smartsizing memiliki arti yang tidak jauh berbeda dengan layoff. Hanya saja smartsizing adalah perpaduan antara rightsizing dan downsizing, yaitu perombakan ulang penempatan staff, restrukturisasi perusahaan dan perubahan jobdesk masing masing karyawan (rightsizing), dan juga mengecilkan perusahaan dengan cara mengurangi beberapa posisi staf (downsizing). 

  1. Hiring Freeze

Hiring freeze adalah istilah yang biasa dilakukan saat perusahaan memberhentikan karyawannya untuk sementara atau permanen. Anda bisa melakukan hiring freeze ini jika Anda tidak ingin mengurangi karyawan dan melakukan layoff atau PHK.

Dengan melakukan hiring freeze, Anda bisa mengurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan perekrutan. Anda bisa melakukan ini untuk posisi-posisi yang tidak begitu inti dan bisa diisi dengan staf lainnya. 

 

Karyawan Yang Dibutuhkan Perusahaan

 

Perusahaan bisa saja mengalami kerugian dan ekonomi yang menurun yang bisa menyebabkan menjadi bangkrut. Karena itu, sebagai HR Anda harus bisa meng antisipasi apa saja yang harus Anda lakukan untuk menghindari perusahaan semakin merugi dan menjadi bangkut. Beberapa di antaranya ada hiring freeze, layoff atau PHK, smartsizing, rightsizing, hingga downsizing.
Dengan melakukan psikometri assessment bisa mengenalkan Anda ke pada karyawan Anda kembali dan bisa mengetahui karyawan mana yang bisa Anda pertahankan untuk perusahaan Anda.

 

Adanya kerugian pada perusahaan tentunya bukan hal yang mudah untuk dihadapi apapun jenis pekerjaan dan posisi Anda. Salah satunya tentu posisi Anda sebagai HR yang harus tetap menjaga kesejahteraan karyawan namun juga harus tetap bisa memposisikan diri dengan ekonomi perusahaan yang harus dijaga. 

Karena itu, Anda harus tahu pasti mana saja karyawan yang memang bisa tetap Anda jaga dan pertahankan untuk perusahaan Anda dan mana yang mungkin bisa Anda lepas demi mengantisipasi ekonomi perusahaan yang semakin menurun. 

Untuk hal itu, Anda harus bisa mengenal dan mengerti kepribadian dan skill-skill yang dimiliki oleh karyawan Anda. Anda bisa mengenali dan memahami kepribadian dan juga kemampuan yang dimiliki oleh karyawan Anda dengan memberikan tes psikometri seperti yang tersedia di Dream talent dan menyesuaikannya dengan kebutuhan utama perusahaan.

 

 

Anda juga bisa mengetahui lebih lanjut mengenai apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dipersiapkan sebagai HR untuk menempatkan karyawan sesuai dengan divisi dan bagiannya pada  The Ultimate 2023 HR Trends Guide.